Friday, July 1, 2022
Google search engine
HomeTak BerkategoriMengajar Matematika dari Masalah

Mengajar Matematika dari Masalah

HaiNesia – Sebagai guru matematika, tentunya kita sering menjumpai siswa yang merasa kurang tertarik dengan pembelajaran matematika. Ada yang menganggap bahwa pelajaran matematika sulit, banyak rumusnya, dan sebagian lagi mengatakan bahwa materi yang dipelajari kurang manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Akibatnya saat belajar, siswa sibuk mengobrol dengan temannya, tidak memperhatikan, hingga tertidur.

Salah satu upaya untuk menambah ketertarikan siswa dalam belajar matematika adalah dengan memulai pembelajaran menggunakan permasalahan yang paling dekat dengan siswa (Problem Based Learning). Melalui model pembelajaran problem based learning, diharapkan pembelajaran akan lebih bermakna, relevan, dan kontekstual. Sehingga siswa akan merasa mempelajari matematika adalah suatu hal yang penting dalam kehidupan nyata.

Sintak dalam model pembelajaran problem based learning adalah orientasi siswa pada masalah, mengorganisasikan peserta didik untuk belajar, membimbing penyelidikan individu maupun kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, serta menganalisis dan mengevaluasi hasil pembelajaran. Berikut akan saya berikan contoh aplikasinya dalam pembelajaran bangun ruang sisi datar sub materi volume prisma.

SINTAK PBLCONTOH BENTUK KEGIATAN PEMBELAJARAN
orientasi siswa pada masalahGuru mengajak siswa mengamati gambar bak mandi yang berbentuk prisma tegak segiempat.Guru bertanya, dalam bak mandi tersebut berisi apa?Guru menjelaskan bahwa istilah matematis dari “isi” adalah “volume”Guru memberikan masalah pada siswa tentang tarif PDAMGuru meminta siswa berdiskusi secara berkelompok untuk menghitung tariff PDAM
mengorganisasikan peserta didik untuk belajarGuru membagi siswa dalam 4-5 kelompok heterogenGuru menjelaskan aturan diskusiGuru mendeskripsikan tugas siswa dalam kelompok, yakni : menemukan rumus volume prisma di buku paket, menyampaikan pada guru hasil temuan tentang rumus volume prisma,  menyelesaikan permasalahan yang diberikan guru, dan mempersiapkan untuk presentasi. Presenter ditentukan berdasarkan undian.
membimbing penyelidikan individu maupun kelompokGuru membimbing siswa dalam proses pengumpulan data rumus volume prisma.
mengembangkan dan menyajikan hasil karyaGuru memantau siswa selama proses diskusi dalam menyelesaikan masalah tariff PDAM
menganalisis dan mengevaluasi hasil pembelajaranGuru mengundi nama siswa yang akan presentasi. Siswa yang terundi bertugas sebagai presenter, sedangkan teman sekelompoknya bertugas sebagai moderator, dan membantu presenter apabila ada pertanyaan dari audience.Guru mengajak siswa yang lain memberikan apresiasi kepada kelompok yang telah presentasi.Guru melakukan Tanya jawab bersama siswa tentang simpulan yang didapatkan dari pembelajaran.

Demikianlah sedikit ulasan pembelajaran matematika dari masalah menggunakan model Problem Based Learning. Agar mendapatkan hasil yang maksimal, diperlukan konsistensi guru dalam mencari masalah yang dekat dengan siswa, juga dalam melatih siswa untuk menggali sendiri informasi dan memecahkan masalah dalam kegiatan diskusi.

Sumber Sintak Problem Based Learning 

https://bertema.com/sintaks-model-problem-based-learning-pbl-dalam-pembelajaran

Penulis: Zamrotul Faiqoh, S.Pd.

Penulis adalah pengajar di SMP Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments